Hello, Leaders!

Selamat menikmati kunjungan kamu di YLI Newsletter. Kamu bisa mendapatkan informasi kegiatan pelayanan Young Leaders Institute (YLI).
Silahkan beri saran atau komentar yang menurut Anda dapat membantu kami memperbaiki pelayanan kami. Terima kasih atas perhatiannya. Tuhan memberkati.

YLI’s Team :)

2 Comments

Filed under Greetings

Outdoor Leadership Ministry Training

Pada tanggal 13 – 16 November 2009, YLI dan Youth Empowerment Station (YES) mengadakan Outdoor Leadership Ministry Training. Pesertanya adalah rekan – rekan pelayanan kawula muda dari Jakarta, Bandung, Cianjur, Lampung serta guru-guru sekolah di Klaten dan Magelang.

Training ini dilayani oleh 2 orang Trainer dari Outdoor Leadership International (OLI – www.outdoorleaders.org).
Trainingnya dimulai dengan sesi setengah hari di Jakarta, dilanjutkan dengan mendaki Gn. Gede Pangranggo dari Cipanas kemudian berkemah satu malam di alun-alun Surya Kencana, lalu turun di Cipanas. Di hari terakhir training, diadakan evaluasi kegiatan.

Untuk perjalanan mendaki Gn Gede, peserta diminta bergabung dalam kelompok – kelompok dengan beberapa anak binaan yang diajak serta. Selama ini, anak – anak tersebut telah mendapat pembinaan dari rekan – rekan pelayanan di Jakarta dan Lampung.

Perjalanan menuju tempat berkemah menrupakan perjuangan yang panjang bagi hampir seluruh peserta yang ikut karena mereka tidak melakukan persiapan fisik yang cukup untuk menunjang perjalanan yang panjang ini.
Menurut informasi guide setempat yang ikut mendampingi, perjalanan tersebut biasanya ditempuh dalam 5 – 6 jam, tetapi kami memerlukan sekitar 8,5 jam sampai semua peserta berhasil mencapai tempat berkemah.

Setelah berkemah semalam, pagi harinya peserta sempat menikmati pemandangan di sekitar area berkemah yang kemudian dilanjutkan dengan berkemas – kemas untuk naik menuju puncak gunung untuk melihat kawah dan melanjutkan perjalanan turun menuju Cibodas.

Melalui perjalanan ini, setiap peserta belajar mengenali diri sendiri, mengenali potensi orang lain dan terinspirasi. Tapi yang lebih utama lagi, mereka mampu melihat kebesaran dan penyertaan Tuhan.

Di akhir training ini, setiap peserta ditantang untuk dapat menerapkan apa yang sudah dipelajari kepada anak – anak binaan yang mereka layani di lembaga tempat mereka bekerja dan melayani.

Tiap orang, pulang membawa materi, cerita, memori pengalaman dan kesan masing – masing.
Kiranya apa yang sudah diterima dan dialami bisa menjadi berkat untuk rekan – rekan dan anak – anak yang dilayani.

Tuhan menyertai pelayanan kita semua di tempat masing – masing dan sampai berjumpa dalam training berikutnya.
Big thanks to all support from donours, friends, trainers from OLI and all training members. To God be the Glory - ET 

Leave a Comment

Filed under Partnership Activities

Retreat Aku Hamba Kristus – GKBJ Kelapa Gading, Jakarta

Pada tanggal 16 – 17 Agustus 2009, tim Young Leaders Institute (YLI) mendapat kesempatan melayani dalam Retreat Aku Hamba Kristus yang diadakan oleh Gereja Kristen Baptis Jakarta yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Retreat ini diperuntukkan bagi aktivis/pelayan jemaat umum dan komisi dengan usia yang terbentang dari usia remaja sampai separuh baya.

Melalui beberapa pembicaraan dengan panitia dari GKBJ, kami akhirnya setuju untuk membuat Retreat ini menjadi sebuah bentuk pelatihan. Bentuk pelatihan ini belum pernah diadakan sebelumnya oleh GKBJ. Panitia GKBJ berencana tidak menyampaikan hal ini kepada peserta sehingga menjadi kejutan di hari pelaksanaannya.

Pada hari pelaksanaan kegiatan, peserta yang berjumlah 39 orang dibagi dalam delapan kelompok dan diberi pengarahan untuk menempuh perjalanan menuju lokasi Retreat yang bertempat di bumi perkemahan BUPERTA, Cibubur. Beberapa peserta ternyata pernah ke lokasi menggunakan kendaraan pribadi, sedangkan dalam pelatihan ini, mereka diminta menggunakan kendaraan umum dengan dana yang terbatas. Tiap kelompok berusaha menggunakan jasa transportasi termurah dan tercepat menuju lokasi.
Tanpa sepengetahuan mereka, kelompok - kelompok disertai oleh beberapa fasilitator selama perjalanan mereka. 

Setelah sekitar 1 jam kemudian, semua peserta tiba di lokasi tanpa menemui kesulitan yang berarti.
Di lokasi, mereka diminta berjualan majalah bekas dengan target penjualan. Hal ini mendorong peserta berusaha dengan sungguh-sungguh.

Setelah sesi berjualan majalah, tiap kelompok diberi kesempatan mendirikan tenda. Tenda yang diperoleh terbatas jumlahnya dan kondisi ini mendorong kreatifitas peserta menggunakan pohon yang ada di sekitarnya.

Di hari kedua, panitia menyiapkan permainan di alam terbuka di sekitar area perkemahan (outbound). Dua kelompok peserta akan berkompetisi di masing-masing pos permainan, kemudian ditutup dengan perlombaan mendirikan bendera merah putih karena hari itu bertepatan dengan hari peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia.  

Dari keseluruhan rangkaian kegiatan yang diadakan, peserta diajak menggali dan membagikan pengalaman yang dialami, perasaan ketika mengalaminya dan pandangannya terhadap setiap situasi yang dialami dihubungkan dengan nilai – nilai kristiani yang dapat juga dikembangkan dalam hidup sehari – hari dan dalam pelayanan. Nilai – nilai tersebut antara lain adalah integritas, kerendahan hati, dapat dipercaya serta bagaimana bekerjasama dalam kelompok.
Setiap cerita yang dibagikan memperkaya semua yang mendengarnya. Semua peserta mengaku belum pernah menjalani satu pun jenis kegiatan yang diadakan dalam Retreat ini tetapi mereka bersyukur karena kegiatan – kegiatan ini menjadi bentuk pembelajaran yang berharga dalam hidup.

Dalam pembelajarannya, beberapa kelompok tanpa sengaja menciptakan keunikan situasi seperti kejadian satu kelompok peserta yang bisa tiba di lokasi tanpa mengeluarkan uang sedikit pun alias gratis!!
Kemudian di sesi berjualan majalah, ada peserta yang mendapat kesempatan untuk berbagi keuntungan hasil penjualannya dengan pembeli majalah dan juga membagikan cerita tentang Yesus Kristus. Selain itu masih ada beberapa kejadian lucu yang terjadi dalam sesi permainan di alam terbuka (outbound).

Kami sangat bersyukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya selama persiapan dan pelaksanaan Retreat Aku Hamba Kristus ini sehingga semua berjalan seperti yang direncanakan dan baik peserta dan fasilitator dapat saling membagi pengalaman dan pembelajaran masing-masing. Beberapa peserta mengaku letih tapi bersukacita untuk semua yang sudah dijalani dalam dua hari tersebut.
Kami juga bersyukur untuk dukungan tim fasilitator, panitia dari GKBJ dan kerjasama tiap peserta.
Kiranya nama Tuhan makin dipermuliakan dalam hidup dan pelayanan peserta Retreat Aku Hamba Kristus ini.
Tuhan Yesus menyertai. – ET

1 Comment

Filed under Partnership Activities

Pelayanan di GII Hok Im Tong, Bandung

Pada tanggal 25 – 26 Juli 2009, gereja GII Hok Im Tong, Bandung mengadakan pelatihan kepemimpinan dasar dengan pembicara bapak Robby Chandra dari Young Leaders Institute.
Seminar dua hari ini diikuti oleh jemaat, aktivis dan hamba Tuhan dari beberapa gereja  GII Hok Im Tong di Bandung. Peserta yang hadir pada hari pertama tercatat berjumlah 57 orang dan pada hari kedua berjumlah 62 orang.

Dalam pelatihan ini, bapak Robby Chandra menyampaikan kenyataan kondisi berjemaat yang terjadi di gereja-gereja pada umumnya dan bagaimana dampaknya terhadap sesama jemaat dan bukan jemaat. Banyak kisah-kisah inspiratif disampaikan untuk membantu peserta mengerti dan akhirnya mampu menerapkan yang disampaikan. Peserta yang hadir terlihat antusias mendiskusikan materi yang diberikan, baik dalam sesi maupun setelah sesi selesai.
Sebelum menutup pelatihan, peserta diajak untuk mendaftarkan komitmen pribadinya. Komitmen untuk mengubah hal-hal dari dirinya yang menimbulkan dampak negatif.

Setelah pelatihan, peserta bersama-sama membuat komitmen untuk ikut serta dalam gerakan menyebarkan SMS ayat Alkitab secara berantai. Panitia membantu membuatkan sistem pendistribusian SMS-nya sehingga tidak ada peserta yang terlewatkan.

Kami bersyukur atas kesempatan pelayanan yang Tuhan berikan. Semoga tiap-tiap peserta benar-benar menyadari bahwa kehidupan mereka sebenarnya bisa memberikan dampak positif yang lebih besar lagi bagi orang-orang di sekitar mereka. Kiranya Tuhan memberikan hikmat-Nya bagi anak-anak-Nya. God bless GII Hok Im Tong for Indonesia.

Leave a Comment

Filed under Partnership Activities

Bina Karakter GKI Nusukan, Solo

Pada tanggal 30 Juni – 2 Juli 2009, dua orang tim dari Young Leaders Institute berada di Solo karena mendapat kesempatan untuk melanjutkan pelayanan di komisi remaja GKI Nusukan (baca: Nusu’an).
Pelayanan kali ini merupakan pelayanan yang terakhir dari rangkaian tiga kali pelatihan Bina Karakter Remaja GKI Nusukan.
Pelayanan yang pertama diadakan bulan Desember 2007, sedangkan yang kedua diadakan pada bulan Juli 2008.
Di sela – sela pelatihan Bina Karakter Remaja ini, tim YLI juga mengadakan pembinaan fasilitator lokal yang terdiri dari para pembina dan pendamping remaja di GKI Nusukan. Tujuan pembinaan fasilitator lokal ini adalah untuk mengembangkan kapasitas dan kualitas pelayanan mereka kepada para anak remaja di GKI Nusukan. Dengan demikian, pelayanan bina karakter remaja dapat terus dilanjutkan, walaupun pelatihan Bina Karakter Remaja telah selesai dilaksanakan.

Untuk fasilitator lokal, dalam tiap kali pelatihan yang dilakukan, terlihat peningkatan yang cukup kentara, khususnya dalam dua hal yaitu dalam jumlah dan dalam kualitas pelayanan. Awalnya fasilitator hanya berjumlah 4 orang, kemudian meningkat menjadi 6 orang di pelatihan fasilitator yang pertama dan menjadi 8 orang dalam pelatihan fasilitator yang kedua.
Sedangkan anak remaja yang menjadi peserta Bina Karakter ini, beberapa dari mereka telah menunjukkan perubahan sikap yang cukup kentara dengan meninggalkan sikap-sikap dan perilaku yang kurang bertanggung jawab dan menunjukkan sikap yang lebih menghargai orang lain dan sekitarnya.
Peningkatan dan perubahan ini dapat terjadi berkat dari pelatihan-pelatihan yang dilakukan bersama oleh tim YLI dan tim pelayan dari GKI Nusukan serta adanya tindak lanjut yang dilaksanakan oleh tim pelayan dari GKI Nusukan sendiri.

Kami sangat bersyukur atas semua penyertaan Tuhan dalam tiap perjalanan, tiap pelayanan, tiap orang yang melayani dan tiap orang yang dilayani.
Kami juga bersyukur untuk GKI Nusukan melalui Pdt. Waskito dan timnya yang mau membuka kesempatan kerjasama dengan tim YLI dan ternyata juga berencana menjalin kerjasama dengan gereja-gereja di Solo dan sekitarnya untuk nantinya bisa melayani sampai seluruh daerah Jawa Tengah.
Semoga rencana kerjasama ini dapat segera terealisasikan dan menghasilkan kegiatan-kegiatan yang menjadi berkat bagi Solo dan sekitarnya. Kami dari YLI akan selalu berusaha mendukung. Tuhan menyertai pelayanan kita sekalian.

Leave a Comment

Filed under Partnership Activities

Retreat Remaja GKI Gading Serpong

Pada tanggal 1 – 3 Juli 2009, Komisi Remaja GKI Gading Serpong mengadakan retreat dengan tema Keep On Fire di Kampoeng Bamboe, Puncak.
Young Leaders Institute (YLI) mendapat kesempatan untuk melayani dalam dua sesi, masing-masing di tanggal 2 dan 3 Juli. Dalam sesi-sesi yang dibawakan oleh Sdr. Tommy Kastanja (YLI), anak remaja GKI Gading Serpong diajak untuk semakin mengasihi Tuhan, memperbaharui komitmen pelayanannya dan belajar peka dengan lingkungan sehingga bisa melayani berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Anak remaja yang dilayani memberikan respon yang positif selama dua sesi yang berlangsung, khususnya dalam sesi-sesi interaktif.
Kami dari YLI sangat bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan kami menuju ke lokasi dan dalam tiap sesi yang berlangsung.
Untuk remaja GKI Gading Serpong, Keep On Fire dalam membangun hubungan dengan Tuhan dan dalam melayani-Nya.

Leave a Comment

Filed under Partnership Activities

Training For Trainers I & II (2009)

Dalam bulan Juni 2009, Young Leaders Institute (YLI) mengadakan dua kegiatan pelatihan yaitu Training For Trainer (TFT) I pada tanggal 5 – 6 Juni 2009 dan Training For Trainer (TFT) II tanggal 26 – 28 Juni 2009. Kedua kegiatan ini diadakan di Jakarta.

Training For Trainers I- TFT I dihadiri oleh enam orang peserta dan dilayani oleh dua orang trainer YLI yaitu Sdr. Tommy Kastanja dan Sdr. Ayub Kurniawan. Lima dari enam peserta berasal dari lembaga pelayanan di Surabaya dan satu orang berasal dari lembaga pelayanan di Jakarta. Dalam TFT I, peserta diajak melihat tentang dunia training yang sebenarnya. Materi yang diberikan berisi penjelasan tentang training itu sendiri dibandingkan dengan pelayanan lain yang mirip.
Dalam sesi yang ada, peserta juga dibekali dan dilatih menggunakan kemampuan dasar seorang trainer kristiani. Hampir semua peserta telah melayani dalam lembaga pelayanannya masing-masing dengan cara pelayanan yang serupa. Hal ini sangat memudahkan dalam penyerapan dan pelatihan materi yang diberikan. Tiap peserta yang ditanya pendapatnya mengatakan bahwa materi yang diberikan memberikan pemahaman baru untuk bisa diterapkan dalam pelayanan mereka selanjutnya. Setelah mengikuti TFT I, peserta diharapkan mampu menerapkan kemampuan dasar seorang trainer kristiani setiap kali melayani dalam lembaganya masing-masing.

TFT 2 2009 - TFT II dihadiri oleh tiga belas orang peserta dan dilayani oleh tiga orang trainer YLI yaitu Sdri. Andrika Nainggolan, Bapak Robby Chandra, Ibu Julia Suleeman. Tiga belas peserta ini berasal dari tujuh lembaga pelayanan/gereja yang ada di Jakarta, Cibinong, Bogor, Lampung dan Makassar. Dalam TFT II, peserta dilatih untuk membuat modul yang efektif. Selama training, peserta dibekali dengan materi dan latihan membuat modul. Tiap peserta diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan atas modul-modul peserta lain yang dipresentasikan. Setelah mengikuti TFT II, peserta diharapkan mampu membuat modul yang efektif tiap kali akan mengadakan pelatihan di lembaga masing-masing. Kami dari YLI sangat bersyukur untuk kesempatan bisa memperlengkapi rekan-rekan pelayanan di lembaga yang berbeda.
Kami bersyukur bisa bertemu dengan beberapa rekan yang peduli untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Semoga apa yang sudah dipelajari dalam TFT I dan II dapat diterapkan dan menjadi berkat bagi yang dilayani dan yang melayani. Tuhan menyertai pelayanan kita.

Leave a Comment

Filed under Internal Activities

Inner Healing Course: The Three Journeys

Pada hari Jumat & Sabtu, 8-9 Mei 2009, saya mengikuti sebuah kelas pelatihan Penyembuhan Luka Batin atau yang lebih populer dengan istilah Inner Healing Course yang diadakan di sebuah sekolah di daerah Jakarta Barat. Pembicara utama dalam kelas ini adalah Pastor Greg Beech dari Sydney, Australia.

Beliau membuka pelatihan dengan perkenalan dan cerita tentang kehidupan pribadinya. Melanjutkan perkenalan, beliau menekankan pentingnya bagi setiap peserta pelatihan untuk menjaga integritas pribadi sebagai suatu bentuk usaha peningkatan kualitas kerohanian dan menjaga kelancaran kelas pelatihan ini sendiri.
Beberapa poin yang ditekankan adalah:
- tepat waktu mengikuti jadwal acara yang ada
- tidak menceritakan ulang cerita pribadi peserta lain kepada siapa pun
- menepati kata-kata yang sudah kita janjikan
- mengerjakan tugas yang diberikan

Pastor Greg Beech membawakan materinya dengan baik. Beliau mengajak peserta merenung supaya dapat menyadari kelemahan-kelamahan pribadinya yang perlu diubah.
Melalui beberapa simulasi dan kegiatan, beliau membantu peserta menemukan kelemahan-kelemahan yang perlu diubah dan bagaimana cara mengubahnya.

The Three Journeys (Tiga Perjalanan) merupakan istilah untuk menggambarkan situasi dan proses yang dialami manusia pada umumnya dalam kehidupannya.
Perjalanan yang pertama: THE UPWARD JOURNEYS, merupakan situasi dan proses manusia berinteraksi dengan Tuhan.
Perjalanan yang kedua: THE INWARD JOURNEYS, merupakan situasi dan proses manusia mengenal dirinya sendiri secara fisik, emosional dan spiritual ketika berhadapan dengan situasi yang berbeda-beda di lingkungannya.
Perjalanan yang ketiga: THE OUTWARD JOURNEYS, merupakan situasi dan proses manusia berinterksi dengan sesamanya, tentang bagaimana terjadinya proses pengaruh mempengaruhi dengan orang lain.

Salah satu keterampilan yang cukup menarik dan perlu dipelajari untuk selalu dilakukan adalah belajar mengarahkan pikiran kita ke arah yang benar.
Kita seringkali menanggapi peristiwa dengan perasaan dan pikiran negatif. Sikap ini akhirnya mengaburkan pertimbangan kita terhadap situasi yang terjadi dan mengakibatkan kita memilih tindakan yang tidak tepat.
Pastor Greg Beech menunjukkan bagaimana kita dapat memilih cara kita menilai sesuatu seperti Tuhan melihatnya dan tidak hanyut dalam cara berpikir kebanyakan orang.
Kita akhirnya dapat melihat banyak pilihan hidup yang baik yang sudah Tuhan sediakan.

Terima kasih untuk ibu Julia Suleeman yang sudah mengajak saya mengikuti kegiatan ini dan saya juga sangat bersyukur pada Tuhan untuk setiap kesempatan belajar dan bertumbuh yang sudah IA sediakan. – ET

2 Comments

Filed under External Activities